Mengajar Al Qur'an Dengan Metode Tilawah




       SURABAYA - Senin, 5/11/2018, telah dilaksanakan kuliah tambahan Studi Qur'an. Kuliah ini termasuk program khusus mata kuliah Studi Qur'an. Materi kali ini tentang pengajaran Al Qur'an menggunakan metode tilawah. Pemateri adalah Ali Muaffa, selaku founder buku Tilawati bersama dua rekannya yaitu, Toha Mahsun dan Hari Susandi.

       Seperti yang kita tahu, pengajaran Al Qur'an sudah dilakukan sejak kita kecil, di TPQ(Taman Pendidikan Al Qur'an), di sekolah maupun di rumah sendiri. Tapi pertanyaan yang muncul ialah, apakah kita bisa melakukan pengajaran Al Qur'an dengan bekal belajar sejak kecil?. Mungkin masih banyak yang menjawab ragu karena merasa masih kurang pemahaman. Bahkan menurut riset Kementerian Agama, jumlah masyarakat yang tidak bisa membaca Al Qur'an meningkat. Tentunya sungguh ironis sekali, mengingat negara kita adalah mayoritas muslim.

       Ali Muaffa, selaku pencipta buku Tilawati, mengatakan bahwa belajar dan mengajarkan Al Qur'an tidak hanya dilandasi kemampuan dan pengetahuan, namun juga kemauan. Banyak yang berpendapat bahwa belajar dan mengajarkan Al Qur'an adalah sulit, tapi jika dilandasi dengan kemauan semuanya akan menjadi mudah. "Dalam hadits riwayat Bukhari, Rasul bersabda, kalau sebaik-baiknya orang, adalah orang yang belajar dan mengajarkan Al Qur'an." ujar Ali. Al Qur'an pun menerangkan melalui ayat-ayat suci bahwa Al Qur'an diturunkan sebagai rahmat bagi orang-orang beriman diantaranya pada Surat Al Isra' [17]: 82 dan Surat Al A'raf [7]: 204. Belajar Al Qur'an ialah mudah sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al Qamar [54]: 17, 22, 32, 40. Ayat tersebut sampai diulang empat kali untuk menandakan bahwa belajar Al Qur'an itu sangat mudah. Jadi, apalagi yang dianggap sulit untuk belajar dan mengajarkan Al Qur'an.

       Metode pengajaran Al Qur'an lambat laun semakin berkembang. Salah satunya metode Tilawah, selain menggunakan buku Tilawati, dewasa ini telah diciptakan aplikasi Tilawati untuk android. Metode Tilawah adalah metode ringan untuk mengajarkan membaca Al Qur'an. Pengajaran ini dilakukan dengan menggunakan peraga tilawah dan buku tilawah. Peraga tilawah dibacakan oleh pengajar dengan melagukan atau menggunakan nada terhadap bacaan. Nada yang digunakan adalah nada Rost, karena tergolong nada paling sederhana dan menyenangkan. Moh Ali Aziz, selaku founder www.terapishalatbahagia.net , mengatakan dalam artikelnya yang berjudul "Sound Healing With Al - Qur'an"
"Mulai sekarang, Jangan lewatkan satu haripun rumah Anda tanpa Suara Al - Qur'an. Keraskan bacaan anda dengan irama dan alunan yang ebuat hatianda berbunga-bunga, penuh suka cita. Semoga anda secara bertahap juga dapat memahami kandungan maknanya. Dari sinilah kita dapat mengetahui mengapa Rosulullah memerintahkan membaca Al - Qur'an dengan melagukannya" 
       Setelah pengajar membacakan peraga, beralih ke buku Tilawati dan membaca buku dengan metode baca simak sebanyak 2 putaran. Setelah dirasa cukup, pengajar melakukan penilaian terhadap murid, untuk menentukan lanjut ke bab selanjutnya atau mengulang kembali. Metode tersebut sangat mudah dilakukan, karena pengajarannya yang ringan dan tidak memaksa.

Contact Person :
Pesantren Al Qur'an Nurul Falah
08123574942 ( Drs. H. Ali Muaffa)
085655436713 ( Hari Susandi, S.Ag)
085232629911 ( Toha Mahsun, S.Ag)

Rujukan web :
www.terapishalatbahagia.net
www.nurulfalah.org

Komentar

Posting Komentar